Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

View previous topic View next topic Go down

Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by lovebattery on Tue Oct 16, 2012 3:35 am

sejauh manakah kebenaran bahawa islam membenarkan umatnya bertawassul dgn orang2 soleh yg dah mati?

ada orang2 tertentu yg share dgn saya tentang pengalaman mereka guna kaedah ni sebagai 'ikhtiar' utk ubat penyakit... berdoa di kubur wali contohnya...

saya secara peribadi dan berdasarkan ilmu yg serba kurang ni tak setuju dgn cara ni, sebab nak tergelincir ke dalam syirik sangat senang kalau kita amalkan benda2 ni.

harap ada warga bicathtl boleh kongsi kaedah sebenar syarak menurut petunjuk nabi s.a.w. dalam hal ni.

wallahua'lam.


lovebattery
AHLI
AHLI

Posts : 22
Points : 30
Join date : 24/09/2012

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by yat on Tue Oct 16, 2012 5:35 am

Konsep bertawassul dgn orang soleh adalah masa mereka masih hidup, mntak mereka doakan kebaikan etc...bukan dengan orang soleh yg sudah mati, dia tak boleh buat apa2....

yat
Moderator
Moderator

Posts : 899
Points : 1144
Join date : 05/12/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by thtl on Tue Oct 16, 2012 6:03 am

tawassul yg masyru' (dibenarkan syara') ada 3 je:

1. tawassul dgn pelbagai ibadah. misalnya kita solat dua rakaat dan minta kpd Allah, atau kita minta semasa sujud, dengan berpuasa, dgn berhaji, dgn bersedekah..

2. tawassul dgn amal2 kita terbaik sebelum ni. Jika kita pernah derma RM 10,000, maka gunakan derma tsb sbg tawassul ketika meminta dari Allah, jika anda pernah bantu anak yatim, maka guna ia sbg tawassul

3. minta org soleh yg masih hidup tlg doakan buat anda, tapi jangan dijadikan rutin, maksudnya, selalu sangat minta bantuan org soleh utk semua benda...

Maksudnya, Islam tak galakkan sangat tawassul dgn orang, Islam galakkan tawassul ni amalkan sendiri je...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Nizam on Tue Oct 16, 2012 7:53 pm

Nizam wrote:Syeikh tawassul yg kedua tu adakah bermaksud kita tolong seseorang dalam kesusahan kemudian dalam doa kita sebutkan amalan tersebut. Contoh:

Ya Allah aku pernah tolong seorang hamba mu yg dalam kesusahan, ikhlas aku tolong kerana MU Ya Allah, maka aku memohon KAU terima dan kabulkan lah doa ku.

_________________
Add Facebook: http://www.facebook.com/albaghani

Nizam
Admin
Admin

Posts : 885
Points : 1174
Join date : 24/11/2011
Age : 32
Location : Bagan

http://bicarathtl.forumms.net

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by yat on Wed Oct 17, 2012 5:01 am

yg kedua tu baru tau....boleh detailkan lagi sheikh?

yat
Moderator
Moderator

Posts : 899
Points : 1144
Join date : 05/12/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Adli_Khalim on Wed Oct 17, 2012 7:40 am

yat wrote:yg kedua tu baru tau....boleh detailkan lagi sheikh?

Rasanya ada hadits shahih dalam bab ni, tentang 3 orang yang terperangkap dalam gua dan pintu gua dihalangi batu besar.

_________________
Sesi Ta`ruf: Adli Khalim

Adli_Khalim
AHLI
AHLI

Posts : 108
Points : 121
Join date : 24/11/2011
Location : Jakarta Barat

http://blueincisivus.wordpress.com/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by yat on Wed Oct 17, 2012 7:48 am

Hadis ini ke (so ini jugak dinamakan tawassul?)

Dari Abu Abdur Rahman, iaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma, katanya: Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Ada tiga orang dari golongan orang-orang sebelummu sama berangkat berpergian, sehingga terpaksalah untuk menempati sebuah gua guna bermalam, kemudian merekapun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu atas mereka. Mereka berkata bahawasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan engkau semua dari batu besar ini melainkan jikalau engkau semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan perbuatanmu yang baik-baik.

Seorang dari mereka itu berkata: “Ya Allah. Saya mempunyai dua orang tua yang sudah tua-tua serta lanjut usianya dan saya tidak pernah memberi minum kepada siapapun sebelum keduanya itu, baik kepada keluarga ataupun hamba sahaya. Kemudian pada suatu hari amat jauhlah saya mencari kayu – yang dimaksud daun-daunan untuk makanan ternak. Saya belum lagi pulang pada kedua orang tua itu sampai mereka tertidur. Selanjutnya saya pun terus memerah minuman untuk keduanya itu dan keduanya saya temui telah tidur. Saya enggan untuk membangunkan mereka ataupun memberikan minuman kepada seseorang sebelum keduanya, baik pada keluarga atau hamba sahaya.Seterusnya saya tetap dalam keadaan menantikan bangun mereka itu terus- menerus dan gelas itu tetap pula di tangan saya, sehingga fajarpun menyingsinglah, Anak-anak kecil sama menangis kerana kelaparan dan mereka ini ada di dekat kedua kaki saya. Selanjutnya setelah keduanya bangun lalu mereka minum minumannya. Ya Allah, jikalau saya mengerjakan yang sedemikian itu dengan niat benar-benar mengharapkan keredhaanMu, maka lapanglah kesukaran yang sedang kita hadapi dari batu besar yang menutup ini.” Batu besar itu tiba-tiba membuka sedikit, tetapi mereka belum lagi dapat keluar dari gua.

Yang lain berkata: “Ya Allah, sesungguhnya saya mempunyai seorang anak dari bapak saudara yang wanita (sepupu wanita) yang merupakan orang yang tercinta bagiku dari sekalian manusia (dalam sebuah riwayat disebutkan: Saya mencintainya sebagai kecintaan orang-orang lelaki yang amat sangat kepada wanita ) kemudian saya menginginkan dirinya, tetapi ia menolak kehendakku itu, sehingga pada suatu tahun ia memperolehi kesukaran. lapun mendatangi tempatku, lalu saya memberikan seratus dua puluh dinar padanya dengan syarat ia suka menyendiri antara tubuhnya dan antara tubuhku (maksudnya untuk bersetubuh).

Ia berjanji sedemikian itu. Setelah saya dapat menguasai dirinya (dalam sebuah riwayat lain disebutkan: Setelah saya dapat duduk di antara kedua kakinya – sepupuku itu lalu berkata: “Takutlah engkau pada Allah dan jangan membuka cincin ( maksudnya cincin di sini adalah kemaluan, maka maksudnya ialah jangan melenyapkan kegadisanku ini – melainkan dengan haknya – yakni dengan perkahwinan yang sah) lalu saya pun meninggalkannya, sedangkan ia adalah yang amat tercinta bagiku dari seluruh manusia dan emas yang saya berikan itu saya biarkan dimilikinya. Ya Allah, jikalau saya mengerjakan yang sedemikian dengan niat untuk mengharapkan keredhaanMu, maka lapangkanlah kesukaran yang sedang kita hadapi ini.” Batu besar itu kemudian membuka lagi, hanya saja mereka masih juga belum dapat keluar dari dalamnya.

Orang yang ketiga lalu berkata: “Ya Allah, saya mengupah beberapa kaum buruh dan semuanya telah kuberikan upahnya masing-masing, kecuali seorang lelaki. Ia meninggalkan upahnya dan terus pergi. Upahnya itu saya perkembangkan sehingga bertambah banyaklah hartanya tadi. Sesudah beberapa waktu, pada suatu hari ia mendatangi saya, kemudian berkata: Hai hamba Allah, tunaikanlah sekarang upahku yang dulu itu. Saya berkata: Semua yang engkau lihat ini adalah berasal dari hasil upahmu itu, baik yang berupa unta, lembu dan kambing dan juga hamba sahaya. Ia berkata: Hai hamba Allah, janganlah engkau memperolok-olokkan aku.

Saya menjawab: Saya tidak memperolok-olokkan engkau. Kemudian orang itu pun mengambil segala yang dimilikinya. Semua digiring dan tidak seekorpun yang ditinggalkan. Ya Allah, jikalau saya mengerjakan yang sedemikian ini dengan niat mengharapkan keredhaanMu, maka lapangkanlah kita dari kesukaran yang sedang kita hadapi ini.” Batu besar itu lalu membuka lagi dan mereka pun keluar dari gua itu. (Muttafaq ‘alaih)

sumber: Hadis Abdullah bin Umar, riwayat Al-Bukhori No. 2102 dan Muslim No. 2743

yat
Moderator
Moderator

Posts : 899
Points : 1144
Join date : 05/12/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Adli_Khalim on Wed Oct 17, 2012 7:51 am

yat wrote:Hadis ini ke (so ini jugak dinamakan tawassul?)

Dari Abu Abdur Rahman, iaitu Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma, katanya: Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Ada tiga orang dari golongan orang-orang sebelummu sama berangkat berpergian, sehingga terpaksalah untuk menempati sebuah gua guna bermalam, kemudian merekapun memasukinya. Tiba-tiba jatuhlah sebuah batu besar dari gunung lalu menutup gua itu atas mereka. Mereka berkata bahawasanya tidak ada yang dapat menyelamatkan engkau semua dari batu besar ini melainkan jikalau engkau semua berdoa kepada Allah Ta’ala dengan menyebutkan perbuatanmu yang baik-baik...

Ya, menurut apa yang saya faham, inilah tawasul jenis kedua yang disebutkan oleh Tuan Hasan.

Mungkin boleh tunggu respon daripada Tuan Hasan.

_________________
Sesi Ta`ruf: Adli Khalim

Adli_Khalim
AHLI
AHLI

Posts : 108
Points : 121
Join date : 24/11/2011
Location : Jakarta Barat

http://blueincisivus.wordpress.com/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by lovebattery on Wed Oct 17, 2012 10:12 am

jadi apakah confirm bahawa bertawasul dgn org soleh yg dah mati i.e. berdoa di kubur wali tu ialah satu perbuatan syirik?

jikalau kita berhadapan dgn situasi sebegini, bagaimana tindakan kita sebagai individu utk menanganinya? kaedah cegah guna tangan? lisan? atau hati?

mohon pencerahan.

lovebattery
AHLI
AHLI

Posts : 22
Points : 30
Join date : 24/09/2012

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Nizam on Thu Feb 14, 2013 3:49 pm

UP

_________________
Add Facebook: http://www.facebook.com/albaghani

Nizam
Admin
Admin

Posts : 885
Points : 1174
Join date : 24/11/2011
Age : 32
Location : Bagan

http://bicarathtl.forumms.net

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by ummuyaser on Thu Feb 14, 2013 8:23 pm

lovebattery wrote:jadi apakah confirm bahawa bertawasul dgn org soleh yg dah mati i.e. berdoa di kubur wali tu ialah satu perbuatan syirik?

jikalau kita berhadapan dgn situasi sebegini, bagaimana tindakan kita sebagai individu utk menanganinya? kaedah cegah guna tangan? lisan? atau hati?

mohon pencerahan.

Cegahlah ikut kemampuan. Jika anda seorang yang rapat dan dihormati oleh mereka , pandulah mereka keluar dari kesyirikan tersebut dengan cara berhikmah.

_________________
http://www.islamweb.net/womane/
http://www.saaid.net/
http://suriaterang.blogspot.com/

ummuyaser
Moderator
Moderator

Posts : 456
Points : 570
Join date : 24/11/2011
Location : Seremban

http://www.islamweb.net/womane/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by thtl on Thu Feb 14, 2013 10:03 pm

yat,

tawassul no.2 tu spt hadith yg enta lampirkan, kisah tiga org yg terperangkap dalam gua. cara nak alihkan batu tsb ialah dgn bertawassul dgn amal soleh yg pernah dibuat sebelum ni

tawassul no,3: ketika Madinah dilanda Kemarau panjang, Umar kumpulkan orang Islam, solat minta hujan dan Umar minta al-Abbas yg doakan agar hujan turun sebab al-Abbas adalah paman Nabi saw.

Batericinta:

1. berdoa di kubur wali itu adalah muqaddimah syirik. Itulah yg terjadi kepada kaum Nabi Nuh dan org arab jahiliah. Latta, uzza dan hubal itu semua asalnyaorang soleh. gitu juga asal usul berhala di zaman Nuh AS, dalilnya:
Terjemahan AQ: "Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwaa', yaghuts, ya'uq dan nasr". ~ Surah Nuh ayat 23"
lima berhala itu asalnya wali dan org soleh mereka.
cth: penganut arqam, memuja abuya, meminta dari ruhnya, satu generasi lagi mungkin mereka akan membina patung-patung abuya. Org syiah pun sama, mereka menjadikan kubur2 imam mereka sbg berhala, tak lama lagi mereka akan dikenali dgn penganut 12 berhala. Berhala Ali, Husin, Hasan, dan seterusnya..

2. Cara mencegah syirik di kubur wali ialah dgn kuasa sultan dan kepolisian, spt yg dilakukan oleh Imam Muhammad abdul Wahab di saudi di mana semua kubur keramat baik para sahabat dan wali atau syaikh, semuanya diratakan dan binaan dirobohkan tanpa kecuali. baik di kubur Baqi' di Madinah atau Ma'la di Mekah. Manakala kubur Nabi saW dan dua khalifah di dalam mesjid Nabawi di tutup dan dikawal oleh Polis 24/7

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by yat on Sat Feb 16, 2013 1:17 pm



sama macam thtl katakan, ufb cakap ada 3 cara.....

termasuk lah nabi mintak kalau jumpa uwais al qarny, suruh dia doa

yat
Moderator
Moderator

Posts : 899
Points : 1144
Join date : 05/12/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by ummuyaser on Fri Nov 08, 2013 5:56 pm

UP semula persoalan ni. Ana konfius sudaa sebab terbaca status Ustaz Adlan di FB yang berbunyi begini;

"Menyeru nama Rasulullah s.a.w. dan meminta kpd Baginda bukanlah satu syirik". Apabila ditanya oleh pembaca; "Ketika baginda hidup atau telah wafat ustaz.." beliau jawab;"Kedua-duanya..."

Mohon Sheikh THTL komen sikit. Ustaz Adlan ni bukan calang orang bagi ana. (Sangat-sangat menghormati beliau....)

_________________
http://www.islamweb.net/womane/
http://www.saaid.net/
http://suriaterang.blogspot.com/

ummuyaser
Moderator
Moderator

Posts : 456
Points : 570
Join date : 24/11/2011
Location : Seremban

http://www.islamweb.net/womane/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Ibnu Sarkawi on Fri Nov 08, 2013 6:00 pm

puan kena faham manhaj ustaz adlan ni berbeza ckit... ilmu hadis mmg tahap ulama, tp bab2 manhaj ni biarlah..

Ibnu Sarkawi
AHLI
AHLI

Posts : 404
Points : 579
Join date : 06/12/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by thtl on Fri Nov 08, 2013 6:23 pm

UY,
itu pendapat yg maklum dalam tareqat. perkembangan terkini Ust Lan ni mmg mirip ke sana juga. Isu Jenazah Syaikhul Islam Ibn Taymiyah di urus secara tareqat dan org datang meminta dari kubur Ibn Taymiyah pun jadi hujah beliau.
Kita kena follow lagi perkembangan beliau dalam beberapa bulan akan datang...masa dia baru pulang dari Jordan, dia mmg OK, tapi sejak dia buat masters di UM, nampak bercelaru sikit...mungkin ada faktur luaran yg mempengaruhi perubahan pendirian beliau dalam isu2 yg disepakati dalam manhaj ahli hadis dan atsar. Jika dia nak ikut manhaj tareqat pun tak ada masaalah. itulah mainstream di Malaysia dan agamawan banyak buat duit melalui isu tabaruk syaikh dan wali-wali qutub, memuja kubur, barzanji dan tahlil/yasin perdana

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by ummuyaser on Fri Nov 08, 2013 6:27 pm

Ooo....gitu gamaknye....ok2 Jazakallah 

_________________
http://www.islamweb.net/womane/
http://www.saaid.net/
http://suriaterang.blogspot.com/

ummuyaser
Moderator
Moderator

Posts : 456
Points : 570
Join date : 24/11/2011
Location : Seremban

http://www.islamweb.net/womane/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by thtl on Fri Nov 08, 2013 6:53 pm

Ana pun dah lama juga tak jumpa dia...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Ad-Dien on Fri Nov 08, 2013 8:44 pm

Syaikhana tu Smile

lama juga tak ketemu, moga Allah rahmati kita semua

_________________
عقيدة السلف اصحاب الحديث

Fb: Ad-Dien

Ad-Dien
Admin
Admin

Posts : 3862
Points : 4184
Join date : 24/11/2011
Age : 26
Location : al-Kardawi

http://addienblog.blogspot.com

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by ummuyaser on Sat Nov 16, 2013 3:21 am

Salam Sheikh THTL harap dapat komen penerangan UAI ni ye....boleh ke gini atau tok boleh?

_________________
http://www.islamweb.net/womane/
http://www.saaid.net/
http://suriaterang.blogspot.com/

ummuyaser
Moderator
Moderator

Posts : 456
Points : 570
Join date : 24/11/2011
Location : Seremban

http://www.islamweb.net/womane/

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by thtl on Sat Nov 16, 2013 7:36 am

Boleh, sebab ia masih dalam sempadan khilaf dalam isu tawassul. Cuma, dikhuatiri, ia dah masuk dalam zone syubhah atau samar2. sbab utama ialah trip atau perjalanan sesorang ke kubur itu sudah ditegah, mengunjungi kubur utk berdoa...doa boleh di buat di rumah...

Tapi bagi manhaj salaf, kita tak anjurkan doa spt ini sbb ia membuka pintu syirik.

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by saifulnd43 on Mon Oct 27, 2014 6:13 am

Salam THTL

Siapakah sahabat RAsulullah yg lain itu

"Justru menyalahi dalil-dalil dan hujjah-hujjah yang telah tegak sebagaimana telah kami paparkan pada artikel sebelumnya, bahwa ulama salaf sama ada dari kalangan sahabat ataupun tabi’in dan seterusnya justru menganjurkan untuk bertawassul kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam selepas kematian Nabi, seperti pengamalan hadits Utsman bin Hunaif selepas kewafatan Nabi, imam Ahmad bin Hanbal, imam al-Qurthubi dan para ulama hadits yang bertawassul kepada Nabi setelah kewafatannya. Bahkan para jumhru ulama mu’tabar mengamalkan tawassul dengan orang shaleh yang sudah wafat.  Silah rujuk artikel kami yang pertama “ Hukum Mengucapkan Madad Ya Rasulallah “, yang tidak anda jawab hujjah-hujjahnya sama sekali."

http://www.aswj-rg.com/2014/09/hukum-mengucapkan-madad-ya-rasulullah-pencerahan-kali-kedua-buat-abu-anas-madani-bhg-2.html

saifulnd43
AHLI
AHLI

Posts : 106
Points : 182
Join date : 11/09/2013

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by saifulnd43 on Mon Oct 27, 2014 11:46 am

Salam THTL boleh semak tak Hadis di bawah.


Dalil Bertawasul Dengan Orang yang Mati Dan Belum Lahir

Nabi Adam Bertawassul dengan Nabi Muhammad SAW. Sebelum Nabi Muhammad Lahir
Umar ra. berkata bahwa baginda Rasulullah SAW berkata :

“Tatkala Nabi Adam a.s. telah berbuat kesalahan (yang dengan sebab itu nabi Adam a.s. telah dihantar dari sorga ke dunia ini maka baginda a.s. senantiasa berdoa dan beristighfar sambil menangis-nangis).

Sekali beliau mengangkat kepalanya ke langit dan memohon :

“Ya Allah aku memohon (keampunan) kepada Engkau dengan berkat Muhammad SAW “
Maka Allah SWT mewahyukan kepadanya : “Siapakah Muhammad SAW ini, yang engkau memohon keampunan dengan berkatnya?

Baginda a.s menjawab : Ketika Engkau jadikan aku, maka sekali daku melihat ke ‘arsymu dan terpandang tulisan Laa ilaha illallahu Muhammadurrasuulullahi (Tidak ada tuhan yang berhaq disembah melainkan Allah – Nabi Muhammad SAW adalah Utusan Allah). Maka aku yakin bahwa tiada siapa pun yang lebih tinggi darinya disisiMu yang namanya Engkau letakan bersama Nama Mu”.

Lantas Allah mewahyukan kepada baginda a.s. :

” Wahai Adam, sesungguhnya dia adalah Nabi Akhir zaman dari keturunanmu. Sekiranya dia tidak ada maka pasti aku tidak akan menciptakanmu”

(Dikeluarkan dari Thabrani dalam Jami’ushaghir dan juga Hakim dan Abu Nu’aim dan Baihaqi keduanya dalam dalam kitab ad-dalail).

saifulnd43
AHLI
AHLI

Posts : 106
Points : 182
Join date : 11/09/2013

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by abu_firdaus on Mon Oct 27, 2014 11:47 am

palsu

abu_firdaus
AHLI
AHLI

Posts : 688
Points : 712
Join date : 19/05/2012
Location : bdr baru bangi

Back to top Go down

Re: Bertawassul Dengan Orang Soleh Yang Telah Mati

Post by Sponsored content Today at 12:50 am


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum