Ragu ragu dan was-was

Page 4 of 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

View previous topic View next topic Go down

Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Sat Jan 12, 2013 1:56 pm

First topic message reminder :

Assalamualaikum Wr. Wb

Saya ada soalan tentang was-was dalam dua perkara:
1. Saya sering ketakutan kerana ada keraguan dalam bermimpi buruk, iaitu "apakah saya benar2 bermimpi" dan "apakah saya benar sudah menceritakan mimpi itu" maka apa yang saya pilih ia atau tak?
2. apakah barang boleh berubah najis jika contohnya kita ada dugaan kuat "barang itu pasti najis karena terkena cipratan air mutanajis" padahal kita tak tengok barang itu terkena air mutanajis?

Syukran Jaziilan

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down


Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Sat Apr 06, 2013 5:56 am

1.saya baca syarat2 pasal sumpah: jika lafalnya tak lengkap tak dihukumi sampai penyumpah mengulang lagi sumpahnya kerana akan timbul keraguan, tapi saya fikir kata keraguan tu ada kerana ada orang lain yang ragu, macam mana kita sumpah kat diri sendiri? umpama kita sudah ada niatan kuat sekali untuk buat sumpah, tapi tiba2 semasa kat tengah2 cakapan, saya berhenti berucap (misal coughing), harus ulang lagi?
2. ustadz beri saya fatwa pasal mimpi diatas based dari ayat pasal sumpah, bererti fiqih sumpah ada terkait dengan fiqih cerita mimpi (and maybe dengan syariah fiqih lain)?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Sat Apr 06, 2013 7:38 am

1. dalam sumpah pun soni was-was jugak?
Jika soni sedang lafaz sumpah tiba2 terhenti kerana batuk atau bersin, org was-was kena ulang balik. org yg tak was-was tak yah ulang balik...

2. saya beri ayat tu bukan nak kaitkan dgn mimpi. saya cuma nak kasi soni faham je...jika cuma masih dalam hati, lintasan hati, maka dianggap belum dilakukan lagi...

lagi sekali, kena betulkan manhaj agama anda dgn baca tiga kitab yg saya syorkan tu...
1. Makaid asy-syaitan Ibn Qayyim
2. Talbis Iblis oleh Ibn Jauzi
3. tafsir Ibn Katsir surah an-Nas

Tak usah baca kitab mimpi. Mimpi telah merosakkan anda..

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Thu Apr 11, 2013 5:00 pm

Assalamualaikum
maaf dengan menerjang rasa malu kerana terlalu banyak kata "cam na" kat topic ni, saya nak bina soalan lagi
1. Macam mana jika saya cakap kalimah menceritakan mimpi tiu dengan terputus2, jadi belum complete tapi saya sambung, sudah dihukumi cerita ke?
2. Ustadz cam na saya stop was2 ni? was2 ni selalu tumbuh, umpama, ustadz cakap bahwa mimpi buruk pada kes saya ni tidak terjadi bila diceritakan, lalu timbul keraguan kat hati saya "apa ke mimpi saya mimpi buruk atau tak?", contoh lain, usatdz cakap bahwa kalimah yang belum finish, belum dihukumi, lalu timbul ketakutan kat hati saya, "cam na jika ternyata saya sudah selesaikan kalimah tapi cuma terputus2 je?".
Saya sudah baca cara stop was2 ianya saya kena ignore was2 tu, tapi was2 tu ada kat important thing, apa the best advice dari ustadz?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Fri Apr 12, 2013 12:49 am

Jawab:
1. kenapa begitu fobia dgn mimpi? Mimpi ni bukan wahyu...mimpi bukanlah penentu hidup dan mati soni pun...kalau soni tidak mempercayai mimpi, ia bukan meruntuhkan akidah soni...so, kenapa begitu terpaku dgn soalan "apakah aku sudah menceritakan kpd orang lain? kenapa? Kalau soni cerita separuh atau satu perempat, atau satu perlima atau semua sekali, iak ada masalah apa-apa...kerana mimpi itu bukan suatu yg pasti benar, kerna mimpi ini ada 4 jenis..kebanyakan mimpi dari mainan minda dan dari setan yg terkutuk.
saya rasa syaitan telah berjaya mengelirukankan anda dalam isu mimpi.

2. isu was-was lahir dari 4 isu dalaman anda:
1. perspektif, apa faktur2 yg telah membentuk minda anda selama ini, sistem akidah, nilai, pendidikan, pengalaman, pengaruh sekeliling anda, apa yg anda terima selama ini. Ini semua membntu gaya anda berfikir dan menilai sesuatu.

Dalam konteks ini, ialah MIMPI...apa perspektif anda pasal mimpi, dari mana anda memplajari ttg konsep mimpi, apa yg telah anda pelajari ttg mimpi, apakah akidah anda pasal mimpi,

2. self-esteem, ianya bagaimana anda melihat dirimu sendiri..
3. self-confidence, ia meliputi kemampuan anda bertindak dan mengguna kekuatan dalaman anda
4. self-assertive atau kekuatan dalaman yg mana anda mampu membuat keputusan dan mengambil langkah2 positif.

Anda kena ada 4 ciri asasi ini untuk mengalahkan was-was...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Mohamad hafiz on Fri Apr 12, 2013 1:50 am

Mungkin ini boleh membantu ..

عَنْ النَّوَّاسِ بنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ : الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ .
[رَوَاهُ مُسْلِم] .

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : جِئْتَ تَسْألُ عَنِ الْبِرِّ قُلْتُ : نَعَمْ، قَالَ : اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَاْلإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ "
[حديث حسن رويناه في مسندي الإمامين أحمد بن حنبل والدارمي بإسناد حسن]

Dari An Nawas bin Sam'an"Kebajikan itu keluhuran akhlaq sedangkan dosa adalah apa-apa yang dirimu merasa ragu-ragu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya".
(HR. Muslim.)

Dan dari Wabishah bin Ma'bad رضي الله عنه, ia berkata : "Aku telah datang kepada Rasulullah صلی الله عليه وسلم, lalu beliau bersabda : 'Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan ?' Aku menjawab : 'Benar'. Beliau bersabda : 'Mintalah fatwa dari hatimu. Kebajikan itu adalah apa-apa yang menentramkan jiwa dan menenangkan hati dan dosa itu adalah apa-apa yang meragukan jiwa dan meresahkan hati, walaupun orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya".
(HR. Ahmad dan Darimi, Hadits hasan)

Penjelasan:

Sabda beliau "Kebajikan itu keluhuran akhlaq", maksudnya ialah bahwa keluhuran akhlaq adalah sebaik-baik kebajikan, sebagaimana sabda beliau "Haji adalah Arafah". Adapun kebajikan adalah perbuatan yang menjadikan pelakunya menjadi baik, selalu berupaya mengikuti orang-orang yang berbuat baik, dan taat kepada Allah yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi. Yang dimaksud dengan berakhlaq baik yaitu jujur dalam bermuamalah, santun dalam berusaha, adil dalam hukum, bersungguh-sungguh dalam berbuat kebajikan, dan beberapa sifat orang-orang mukmin yang Allah sebutkan di dalam surah Al Anfal : "Orang-orang mukmin yaitu orang-orang yang ketika nama Allah disebut, hati mereka gemetar, dan ketika ayat-ayat-Nya dibacakan kepada mereka, iman mereka bertambah, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Yaitu) mereka yang melaksanakan shalat dan mengeluarkan infaq dari sebagian harta yang Kami berikan kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang benar-benar mukmin". (QS. 8 : 2-4)

Dan firman-Nya :

"Orang-orang yang bertobat, yang beribadah, yang memuji (Allah), yang mengembara (di jalan Allah), yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat mungkar, serta yang memelihara hukum-hukum Allah.
Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu". (QS. 9 : 112)

Dan firman-Nya :

"Sungguh beruntung orang-orang mukmin. (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya dan orang-orang yang menunaikan zakat dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau terhadap budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari selain dari itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memeliharaa amanat-amanat (yang diberikan kepadanya) dan janjinya dan orang-orang yang akan mewarisi (Yaitu) mewarisi (surga) firdaus, mereka kekal di dalamnya". (QS. 23 : 1-10)

Dan firman-Nya :

"Hamba-hamba Tuhan yang Maha Pengasih adalah mereka yang berjalan di atas bumi dengan rasa rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka menanggapinya dengan kata-kata yang baik". (QS. 25 : 63) Barang siapa yang merasa belum jelas mengenai sifat dirinya, maka hendaklah bercermin pada ayat-ayat tersebut. Dengan adanya semua sifat itu pada dirinya pertanda bahwa dia berakhlaq baik. Sebaliknya, jika semuanya tidak ada pada dirinya pertanda dia berakhlaq buruk. Bila terdapat sebagian saja, maka hendaklah ia bersungguh-sungguh memelihara yang ada itu dan mengupayakan yang belum ada pada dirinya. Janganlah seseorang menganggap bahwa akhlaq baik itu hanyalah bersifat lemah lembut kepada orang lain dan meninggalkan perbuatan-perbuatan keji dan dosa saja, sebaliknya orang yang tidak seperti itu dianggap rusak akhlaqnya. Akan tetapi, yang disebut akhlaq baik yaitu seperti yang telah kami sebutkan mengenai sifat-sifat orang mukmin dan perilaku mereka. Termasuk akhlaq baik ialah sabar menghadapi gangguan dalam menjalankan agama.

Dalam Hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa seorang Arab gunung menarik selendang sutera Nabi صلی الله عليه وسلم sehingga memekas pada bahu beliau, dan orang itu berkata : "Wahai Muhammad, serahkanlah kepadaku harta Allah yang ada di tanganmu". Kemudian Nabi صلی الله عليه وسلم menoleh kepada orang itu, beliau kemudian tertawa dan menyuruh untuk memberi kepada orang itu.

Sabda Nabi صلی الله عليه وسلم "dosa adalah apa-apa yang dirimu merasa ragu-ragu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya" maksudnya adalah perbuatan yang ditolak oleh hati nurani. Ini merupakan suatu pedoman untuk membedakan antara dosa dan kebaikan. Dosa menimbulkan keraguan dalam hati dan tidak senang jika orang lain mengetahuinya. Yang dimaksud dengan "orang lain" di sini adalah orang-orang baik, bukan orang-orang yang telah rusak akhlaqnya. Demikianlah yan disebut dosa, karena itu tinggalkanlah perbuatan tersebut.

Wallaahu a'lam.

soni wrote:Assalamualaikum
maaf dengan menerjang rasa malu kerana terlalu banyak kata "cam na" kat topic ni, saya nak bina soalan lagi
1. Macam mana jika saya cakap kalimah menceritakan mimpi tiu dengan terputus2, jadi belum complete tapi saya sambung, sudah dihukumi cerita ke?
2. Ustadz cam na saya stop was2 ni? was2 ni selalu tumbuh, umpama, ustadz cakap bahwa mimpi buruk pada kes saya ni tidak terjadi bila diceritakan, lalu timbul keraguan kat hati saya "apa ke mimpi saya mimpi buruk atau tak?", contoh lain, usatdz cakap bahwa kalimah yang belum finish, belum dihukumi, lalu timbul ketakutan kat hati saya, "cam na jika ternyata saya sudah selesaikan kalimah tapi cuma terputus2 je?".
Saya sudah baca cara stop was2 ianya saya kena ignore was2 tu, tapi was2 tu ada kat important thing, apa the best advice dari ustadz?

Klu kt important things tu, Serahlah segalanya kepada Allah SWT Smile tapi tunggu pencerahan dari ustaz thtl Smile

_________________
"Memberi contoh dengan perbuatan adalah lebih baik daripada memberi contoh dengan perkataan." ~ Al-Ghazali

Mohamad hafiz
AHLI
AHLI

Posts : 867
Points : 1201
Join date : 23/01/2013
Age : 21
Location : Mukah

http://bloginformasiterkini.blogspot.com/

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Fri Apr 12, 2013 8:27 am

MH,
hadis yg anda bawa tu pasal nak bezakan yg mana satu aktiviti yg baik dan yg mana satu aktiviti yg dosa...
manakala bro soni ni dia alami was-was...bukan dosa dan kebaikan..
was-was ni duduk antara syak dan yakin...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Mohamad hafiz on Fri Apr 12, 2013 9:13 am

hehe.. owh.. diharap masalah Saudara Soni tidak berpanjangan berkenaan was2 ni..

_________________
"Memberi contoh dengan perbuatan adalah lebih baik daripada memberi contoh dengan perkataan." ~ Al-Ghazali

Mohamad hafiz
AHLI
AHLI

Posts : 867
Points : 1201
Join date : 23/01/2013
Age : 21
Location : Mukah

http://bloginformasiterkini.blogspot.com/

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 12:25 pm

jika ada sorang yang yakin, lalu ia remember something yang berlawanan dengan keyakinan awal, keyakinan baru ni lebih kuat, atau paling tidak sama kuat dengan keyakinan awal, tapi walau lebih (atau sama) kuat tetap ada syak pada keyakinan baru, lalu yang mana yang dishahihkan syariah?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by abu_firdaus on Mon Apr 15, 2013 12:44 pm

soni wrote:jika ada sorang yang yakin, lalu ia remember something yang berlawanan dengan keyakinan awal, keyakinan baru ni lebih kuat, atau paling tidak sama kuat dengan keyakinan awal, tapi walau lebih (atau sama) kuat tetap ada syak pada keyakinan baru, lalu yang mana yang dishahihkan syariah?
ini kerja iblis ni mempermainkan keyakinan seseorang. abaikan sahaja la kalau dah bertukar2 yakin macam ni

abu_firdaus
AHLI
AHLI

Posts : 688
Points : 712
Join date : 19/05/2012
Location : bdr baru bangi

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Nizam on Mon Apr 15, 2013 12:45 pm

Syak tidak boleh menghapuskan yakin

_________________
Add Facebook: http://www.facebook.com/albaghani

Nizam
Admin
Admin

Posts : 885
Points : 1174
Join date : 24/11/2011
Age : 32
Location : Bagan

http://bicarathtl.forumms.net

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 1:04 pm

Nizam wrote:Syak tidak boleh menghapuskan yakin
walau yang syak ini lebih (atau sama) kuat dari yang yakin dan melemahkan keyakinan awal?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 1:20 pm

soni, hang dah meruntuhkan kawaid fiqh tu...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 1:58 pm

kalau begitu, keyakinan baru yang shahih, iya ke?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:13 pm

bagilah contoh...

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 2:22 pm

fulan yakin ia sudah wuduk, lalu ia teringat bahwa ia belum wuduk, ternyata keyakinan bahwa fulan belum buat ni lebih kuat (atau paling tidak 50:50), tapi masih ada syak kat hati fulan walaupun keyakinan awal fulan sudah didhaifkan olehnya, sekiranya ini umpamanya

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:28 pm

U dah ikuti kelas Kawaid fiqhiyah tak?

tajuk kuliah:
Yakin tidak dapat dihapuskan oleh syak.

اليقين لا يزول بالشك


Last edited by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:36 pm; edited 1 time in total

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 2:35 pm

berarti si fulan dihukumi sudah wuduk?


Last edited by soni on Mon Apr 15, 2013 2:38 pm; edited 1 time in total

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:37 pm

Ya, keyakinan pertama itu adalah dari ilmu, manakala was-was yg datang kemudian itu dari setan bertujuan merosakkan keyakinan anda.
Jika anda ikut was-was, anda telah meruntuhkan ilmu teras yg anda miliki

اليقين لا يزول بالشك
Ini ilmu yg Nabi saw ajar, utamakan yakin dulu

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:48 pm

Cth mudah:

Yakin tidak digugah oleh syak, jika syak, kembali kpd yg asal
cth satu..
1. Kita telah meyakini suatu pakaian itu adalah suci. Tiba-tiba syak adakah terkena najis atau tidak? maka kembali kepada keadaan sebelum syak, iaitu kita yakin ia adalah suci.

kita dah yakin pakaian kita suci, jika kemudian kita syak, maka kita kena pakai keyakinan yg pertama.
cth 2:

Kita telah meyakini suatu pakaian itu terkena najis. Tiba-tiba syak adakah kita sudah basuh atau belum dibasuh? Maka kembali kepada keadaan sebelum syak, iaitu yakin ia terkena najis.

Kita yakin, pakaian kita kena najis, kemudian kita ragu samada dah basuh atau belum, maka kita kena ambil belum basuh lagi sebab asalnya pakaian itu kena najis.

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 2:57 pm

thtl wrote:Ya, keyakinan pertama itu adalah dari ilmu, manakala was-was yg datang kemudian itu dari setan bertujuan merosakkan keyakinan anda.
Jika anda ikut was-was, anda telah meruntuhkan ilmu teras yg anda miliki

اليقين لا يزول بالشك
Ini ilmu yg Nabi saw ajar, utamakan yakin dulu
saya ada kes, saya berfikir bahwa keyakinan awal saya silap, sehingga yang ragu lah yang shahih kerana lebih reliable dan HAMPIR bertukar jadi yakin, cam na menurut ustadz?

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 2:59 pm

kasilah kes yg real...apa contohnya?

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Mon Apr 15, 2013 3:31 pm

saya tak boleh cakap the real story, saya bagi umpama lagi je, saya yakin belum jabat tangan, tapi jika saya fikir lagi ternyata saya sudah buat tapi saya ragu2, perbezaannya keraguan muncul dari bukti reliable yang menolak keyakinan awal

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Mohamad hafiz on Mon Apr 15, 2013 3:46 pm

soni wrote:saya tak boleh cakap the real story, saya bagi umpama lagi je, saya yakin belum jabat tangan, tapi jika saya fikir lagi ternyata saya sudah buat tapi saya ragu2, perbezaannya keraguan muncul dari bukti reliable yang menolak keyakinan awal

Adakah situasi diatas sama seperti situasi yg sya kasi dibawah ?

Saya sedang berdiri dan didepan saya ada Ustaz thtl, Saya belum jabat tangan dengan dia, tapi Saya sudah fikir saya dah jabat tangan dengan dia.. dan itu buat saya ragu2 (smaada dah jabat atau belum) Ragu2 tu muncul dari bukti saya sudah jabat tangan (yakni dalam fikiran / imaginasi ) dimana Menolak keyakinan yg "Belum jabat tangan"

*Betulkn kalau salah

_________________
"Memberi contoh dengan perbuatan adalah lebih baik daripada memberi contoh dengan perkataan." ~ Al-Ghazali

Mohamad hafiz
AHLI
AHLI

Posts : 867
Points : 1201
Join date : 23/01/2013
Age : 21
Location : Mukah

http://bloginformasiterkini.blogspot.com/

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by thtl on Mon Apr 15, 2013 10:48 pm

sebab tu kena masuk kelas blajar Qawaid Fiqhiyah tu..

اليقين لا يزول بالشك

kalau kita masuk kelas yg membahaskan kaedah ni, saya pasti soni tak akan was-was lagi..

cth yg soni bawakan di atas..
"sudah yakin BELUM berjabat salam, tapi kemudia bila pikir balik ragu-ragu"

Ini tanda belum faham lagi kaedah tsb dan aplikasinya. sebab kalau kita guna kqawaid fiqhiyah
اليقين لا يزول بالشك
kena pegang belum jabat salam lagi.

MH,

kes yg u bawa tu dinamakan DZANN. Dzann ni maksudnya 50-50, 50% belum dan 50% dah jabat salam. Cara nak keluar dari Dzann kpd Yakin ialah mencari bukti tambahan samada nak terima kata belum atau nak sudah jabat salam.
caranya, tanya org sebelah..
" Mat, engkau nampak aku jabat salam tak dgn thtl tadi??"
Mat jawab:" aku nampak engkau jabat salam tadi...engkaulah sampai awal dan org pertama engkau jabat salam ialah thtl."

maka dzann tadi dah jadi Yakin sebab ada qarinah atau penguat.

thtl
Admin
Admin

Posts : 9569
Points : 10341
Join date : 24/11/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Mohamad hafiz on Tue Apr 16, 2013 1:01 am

Syukran atas pencerahan Smile dan utk Abg Soni, moga masalah ragu2 dan was2 itu selesai hehe

_________________
"Memberi contoh dengan perbuatan adalah lebih baik daripada memberi contoh dengan perkataan." ~ Al-Ghazali

Mohamad hafiz
AHLI
AHLI

Posts : 867
Points : 1201
Join date : 23/01/2013
Age : 21
Location : Mukah

http://bloginformasiterkini.blogspot.com/

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Fri Apr 19, 2013 2:08 am

saya nak cerita sesuatu yang bina problem kat hati saya.
1.Beberapa bulan lalu, saya dapat mimpi yang jelik sangat takwilnya, saya cerita kat kawan saya yang boleh ta'bir mimpi dengan baik saya fikir saya boleh dapat takwil yang lebih baik (semasa tu saya belum tahu bahwa mimpi akan jatuh walau diceritakan kat orang yang 'alim), ia cakap ta'bir mimpi tu, saya kaget bahwa ta'birnya sama macam yang saya ketahui, selepas tu saya browsing intenet, saya kaget lagi bahwa mimpi diceritakan kat sesiapa sahaja (walau orang tu alim) boleh jatuh, saya panik sekali. Tetapi saya teringat sesuatu yang bina hati saya tenang, mimpi itu terjadi kerana fikiran saya sendiri (macam halusination dari fikiran selepas tidur). Selepas tu hati saya tenang dan melupakan hal pelik tu.
2.Beberapa hari lalu saya terfikir, "jika u follow kaidah was2, mimpi itu (yang saya seranaikan di atas) terjadi bukan dari halusination", saya langsung terfikir "awalnya kamu yakin bahwa mimpi itu datang di Allah", saya tak tahu mengapa semasa tu saya setuju bahwa saya yakin kalau mimpi itu datang dari Allah, kerana tu kalau rely kaidah ragu2 pastinya mimpi itu dinilai Islam sebagai mimpi dari Allah swt. Kerana itu lah saya buat soalan apa ke was2 yang kuat boleh dinilai shahih?
3.Sekarang saya malah menyesal mengapa semasa tu saya yakin bahwa awalnya saya fikir mimpi itu bukan halusination, kerana setakat ni saya berfikir bahwa pendapat tu silap, tapi itu pernah jadi keyakinan dan tak boleh diubah dengan syak.


Last edited by soni on Fri Apr 19, 2013 11:37 am; edited 1 time in total

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by abu_firdaus on Fri Apr 19, 2013 4:24 am

saya suggest anda lupakan saja mimpi & segala pemahaman anda tentang mimpi itu mulai sekarang. kuatkan hati yang semua itu tak wujud. tak perlu fikir apa2 lagi samada sahih atau was2. anggap saja itu semua sejarah, dan pandang ke depan...

abu_firdaus
AHLI
AHLI

Posts : 688
Points : 712
Join date : 19/05/2012
Location : bdr baru bangi

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by soni on Fri Apr 19, 2013 11:51 am

ya saya juga nak macam tu Berdoa , tapi hati saya tak boleh. Kerana tu saya seranaikan cerita di atas.

soni
AHLI
AHLI

Posts : 194
Points : 256
Join date : 15/12/2011

Back to top Go down

Re: Ragu ragu dan was-was

Post by Sponsored content Today at 9:08 pm


Sponsored content


Back to top Go down

Page 4 of 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum