Pemikiran aktivis dakwah: Hendak bertaqarrub kepada Allah atau hendak menjadi "pemberi hidayah" ?

View previous topic View next topic Go down

Pemikiran aktivis dakwah: Hendak bertaqarrub kepada Allah atau hendak menjadi "pemberi hidayah" ?

Post by zikrulmaut_sm on Tue Aug 07, 2012 4:34 pm

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum,

Antara pola pemikiran aktivis dakwah yang sering dilihat adalah mereka ini sering kali bercita-cita untuk "mengubah" kondisi sesuatu environment, berbanding untuk "menyampaikan" seruan dakwah.

Contoh:
1. aktivis dakwah bercita-cita mengubah sifat sesebuah komuniti masyarakat yang hedonis menjadi lebih dekat dengan agama.
2. aktivis dakwah bercita-cita untuk menghapuskan pengaruh bid'ah dalam masyarakat.

Namun, yang sering berlaku adalah aktivis dakwah yang berfikiran seperti ini selalu "frust" @ kecewa kerana seruan mereka tidak memberi kesan kepada subjek dakwah mereka, sekaligus membuatkan cita-cita mereka untuk "mengubah keadaan" menjadi gagal. bahkan ada juga di kalangan mereka yang mula bersikap keras terhadap mad'u demi melenyapkan rasa "frust" dalam dirinya.

Kalau kita belajar dari sirah nabi sallallahu 'alaihi wasallam, situasi yang hampir sama juga telah berlaku. Telah banyak kali Allah mengingatkan Rasulullah s.a.w. bahawa baginda hanyalah seorang pemberi peringatan, dan bukannya "pemberi hidayah".



إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاء وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk. (Surah Al-Qasas, 28:56)


لَّيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَـكِنَّ اللّهَ يَهْدِي مَن يَشَاء

Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. (Surah Al-Baqarah, 2:272)


مَن يُضْلِلِ اللّهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَيَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ


Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan. (Surah Al-A'raf, 7:186)

مَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُّرْشِدًا

Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.(Surah al-Kahfi, 18:17)

Dakwah amar makruf nahi munkar adalah perintah dari Allah, bukannya semata-mata keinginan peribadi seseorang pendakwah. Bukankah seharusnya dengan melakukan seruan dakwah, maka pendakwah tersebut akan lebih tenang kerana sedang bertaqarrub kepada Allah, bukannya rasa "frust" tak habis-habis?

_________________
[Takkan beribadat pun berdosa?]

عن سعيد بن المسيب أنه رأى رجلا يصلي بعد طلوع الفجر أكثر من ركعتين يكثر فيها الركوع والسجود فنهاه. فقال: يا أبا محمد! أيعذبني الله على الصلاة؟! قال: لا ولكن يعذبك على خلاف السنة.
روى البيهقي بسند صحيح

Dari Said bin Musayyib, ia melihat seorang lelaki menunaikan shalat setelah terbit fajar lebih dari dua rakaat, ia memanjangkan rukuk dan sujudnya. Akhirnya Said bin Musayyib pun melarangnya. Orang itu berkata: “Wahai Abu Muhammad, apakah Allah akan menyiksaku karena shalat? “Beliau menjawab: "Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyelisihi As-Sunnah”.

[ Hadits sahih riwayat Baihaqi dalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqih wal mutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].

zikrulmaut_sm
AHLI
AHLI

Posts : 513
Points : 765
Join date : 25/11/2011

http://facebook.com/syazwanmisran

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum