20 Hadith Maqlubah (11) - Rezki burung 20:11 Rezki kita sudah dijamin

Go down

03012012

Post 

20 Hadith Maqlubah (11) - Rezki burung 20:11 Rezki kita sudah dijamin Empty 20 Hadith Maqlubah (11) - Rezki burung 20:11 Rezki kita sudah dijamin




20 Hadith Maqlubah (11) - Rezki burung
20:11 Rezki kita sudah dijamin

Takhrij hadith:

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدٍ الْكِنْدِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ هُبَيْرَةَ عَنْ أَبِي تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا يُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا; قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَأَبُو تَمِيمٍ الْجَيْشَانِيُّ اسْمُهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَالِكٍ


terj:
(HR Termidzi no.2266, lidwa) : Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Sa'id Al Kindi telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mubarak dari Haiwah bin Syuraih dari Bakr bin 'Amru dari 'Abdullah bin Hubairah dari Abu Tamim Al Jaisyani dari Umar bin Al Khaththab berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Andai saja kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenarnya, niscaya kalian diberi rizki seperti rizkinya burung, pergi dengan perut kosong di pagi hari dan pulang di sore hari dengan perut terisi penuh." Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih, kami hanya mengetahuinya melalui jalur sanad ini dan nama Abu Tamim Al Jaisyani adalah 'Abdullah bin Malik. (HR Termidzi dan Ibn Majah, disahihkan oleh Imam Abu Isa sendiri, disahihkan oleh al-Albani)

Pemahaman Maqlubah seputar hadith rezki burung:

1. Benar-benar tawakkal kepada Allah itu difahami dengan makna TAWAKUL (keterbalikan dari makna tawakkal), yakni meninggalkan usaha, pasrah dengan takdir, bebankan kehidupan kita kepada Allah, maka pasti Allah akan berikan rezki sebagaimana Allah kurniakan rezki kepada burung dan ulat dalam batu.

2. Hadith tsb adalah motivasi dari Allah dan Rasul-Nya untuk bekerja keras, tapi mereka memahami secara maqlubah, yaitu (mereka faham) hadith ini menganjurkan supaya jangan bekerja kuat, tidak perlu meletihkan otak dan badan kita kerana Allah pasti akan mengurniakan habuan-Nya kepada kita.

3. Mereka terbalikkan matannya dengan terjemahan berikut:
"Pasti Allah akan mengurniakan rezki kepada kamu semua seperti burung-burung memperolehi rezki, ia hanya duduk di sarang-sarangnya dan membuka mulut2 mereka, lalu pada pagi hari ia kelaparan kemudian di petang hari ia dalam keadaan kenyang."

4. Majoriti mereka telah menjadikian ayat 1000 Dinar sebagai ayat yang mengukuhkan kefahaman maqlubah mereka. Ayat 1000 Dinar dijadikan azimat utk mengukuhkan kefahaman rezki akan diberi tanpa disangka-sangka walaupun tanpa kerja keras.

Kefahaman yang betul:
1. hadith ini mengajar maksud sebenar akan tawakkal. Rahsianya bila Nabi berkata, "Burung terbang meninggalkan sarangnya dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang."
Manakala burung2 tsb akan menggunakan segala potensi dan segala pancainderanya, misalnya sang helang dapat melihat mangsa pada jarak 3 KM, ada burung yg mampu melihat di malam hari (burung hantu/owl), maka mereka keluar mencari makanan mereka menggunakan segala potensi yang mereka ada untuk mencari makanan mereka. mereka tidaklah menunggu dan bertenggek sahaja.

2. Rezki burung dalam hadith ini ialah mengambil asbab (hukum: cause and effect), yakni berusaha kemudian bersandar kpd Allah SWT, Pemilik segala asbab. Kaedahnya:
Berusaha atau mengambil asbab adalah wajib; meninggalkannya (bermalas-malas) adalah kemaksiatan; bersandar kepadanya adalah kemusyrikan"

3. Contoh kehidupan Nabi saw adalah contoh teladan terbaik bagaimana rezki burung ni diaplikasi dalam dunia sebenar. Kita lihat Nabi saw dan para sahabat raa, tidak bermudah-mudah dalam urusan agama bahkan kehidupan ekonomi, mereka berusaha tanpa mengenal lelah, menumpahkan keringat dan darah mereka dan tiada mana2 manusia yang lebih teruk dan berat daya-usahanya daripada Nabi saw dan para salaf, pada malamnya pulak baginda berdiri utk solat hingga bengkak kaki baginda.

Adapun ayat 1000 Dinar, yang kita sering lihat terpampang di dinding restoren milik orang Islam di seluruh Malaysia termasuk di Saudi; kalau kita perhatikan maksudnya, ia menganjurkan kita mengambil asbab, bukan tawakul.

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

AQT 65:03 [Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.]

Ayat 1000 Dinar (tak tahu siapa yang memberi namanya sedemikian), adalah dalam dalam makna melipatgandakan usaha, menggunakan segala potensi anda dan mengambil segala asbab serta menngoptimakan segala resources yang ada. Kemudian barulah Allah membuka rezki-Nya tanpa disangka-sangka. WA
-------------------------------------
*hadith maqlubah=hadith2 yang difahami secara terbalik dari kefahaman kaum salaf.
** ahaadith Maqlubah adalah hasil karya Dr Umar bin abdel Aziz alQuraishi, KSA

_________________
http://kembara-journey.blogspot.com
http://epetscorner.blogspot.com

Jihad tanpa didasari ilmu pengetahuan ibarat pedang tanpa gagang, bisa melukai (Kiai Haji Ahmad Dahlan r.h.m)
Ahmad Shamil
Ahmad Shamil
Admin
Admin

Posts : 929
Points : 1226
Join date : 24/11/2011
Age : 34
Location : Raub, Pahang

http://kembara-journey.blogspot.com

Back to top Go down

Share this post on: diggdeliciousredditstumbleuponslashdotyahoogooglelive

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum